STOP Hoax.. Mulutmu Harimaumu

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hoaks atau hoax adalah berita bohong atau berita tidak bersumber. Hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.

Hoax yang sering dijumpai salah satunya adalah pesan yang didapatkan dari media sosial yang meminta untuk melanjutkan pesan tersebut ke beberapa teman lain dengan berbagai alasan. Biasanya, pesan tersebut tentang mendapat hadiah tertentu atau mengalami hal buruk jika tidak mengirimkannya.

Banyak sekali dampak buruk yang timbul akibat hoax, diantaranya :

  • Memicu Perpecahan

Masyarakat tidak bisa membedakan info mana yang benar dan hoax. Fakta yang sebenarnya malah bisa dicap sebagai berita hoax. Dan sebaliknya. Alhasil, masyarakat akan terpecah belah karenanya.

  • Merugikan suatu pihak

Isi berita yang tidak akurat  dapat menuai berbagai opini negatif, tentu opini negatif ini dapat merugikan pihak yang bersangkutan.

  • Dampak buruk dari sisi psikologis

Ternyata, hoax tidak bagus untuk kondisi psikologis. Efek berita hoax yang sangat berbahaya bagi sisi psikologis manusia salah satunya hoax tentang suatu penyakit tertentu. Hal tersebut dapat memunculkan kecemasan, kepanikan, dan juga ketakutan pada masyarakat.

Apalagi hoax tidak hanya menyebarkan kebohongan tetapi juga menebar kebencian, fitnah, dan ketidakpercayaan, termasuk kepada lembaga publik.

Sebenarnya, Islam telah mengajarkan kita untuk senantiasa tabayyun (memastikan kebenaran) atas setiap berita  yang kita dengarkan.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian. [al-Hujurat/49:6].

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak terjebak berita hoax, diantaranya:

  • Cermat memeriksa sumber berita

Saat kita mendapati berita dari media sosial, cobalah untuk melihat dari mana sumber berita tesebut. Sebaiknya, kita membaca dari situs-situs media yang sudah terpercaya dan resmi. Sebab, media-media terpercaya pasti mencantumkan sumber beritanya.

  • Cek keaslian foto ataupun video

Di era teknologi digital saat ini , bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembacanya.

  • Perkaya referensi bacaan

Jika kita tidak mau terjebak hoax maka kita harus memperbanyak referensi bacaan. Dengan banyak membaca, kita dapat melihat suatu berita itu hoax atau tidak hanya dengan membaca judulnya. Berawal dari banyak referensi bacaan, tentunya kita akan mudah memilah mana berita hoax dan tidak.

Berbagi informasi itu boleh. Tapi kita juga harus menjadi pribadi yang pandai. Informasi yang kita dapatkan harus kita cerna, saring, di cari tahu dulu kebenarannya, jangan asal dapat lalu disebar begitu saja.

Stop hoax.. Be smart guys..

 

 

Sumber :

Cara mengatasi berita hoax didunia maya

Hoax dalam pandangan islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *