Cara Membuat Faktur Pajak Keluaran dengan Aplikasi E-Faktur

Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP), yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP). Artinya, ketika PKP menjual suatu barang atau jasa kena pajak, ia harus menerbitkan Faktur Pajak sebagai tanda bukti dirinya telah memungut pajak dari orang yang telah membeli barang/jasa kena pajak tersebut.

Faktur pajak keluaran merupakan faktur yang diterbitkan oleh Pengusaha Kena Pajak ketika menjual barang atau jasa yang dikenakan pajak. Guna meningkatkan kemauan serta memudahkan masyarakat utamanya para Pengusaha Kena Pajak (PKP) untuk melakukan setoran pajak, telah lama pemerintah menerbitkan e-Faktur atau elektronik faktur. E-Faktur adalah aplikasi untuk membuat Faktur Pajak Elektronik atau bukti pungutan PPN secara elektronik.

Ini adalah salah satu cara untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya tertib membayar pajak sekaligus juga sebagai wujud kemauan bersama untuk menciptakan masyarakat tertib pajak dalam rangka meningkatkan pembangunan negara.

Untuk membuat pajak keluaran di aplikasi ini cukup mudah, berikut langkah-langkahnya:

  • Login aplikasi e-faktur anda
  • Klik Faktur->Pajak Keluaran-> Administrasi Faktur-> Rekam Faktur

  • Lalu akan muncul 3 bagian yaitu dokumen transaksi, lawan transaksi dan detail transaksi.

Dokumen transaksi berisi tentang jenis faktur, tanggal pembuatan faktur dan nomer seri faktur. Jika sudah sesuai bisa klik ‘Lanjutkan’.

Lawan transaksi berisi tentang NPWP, nama dan alamat klien. Jika sudah sesuai bisa klik ‘Lanjutkan’.

Detail transaksi berisi tentang daftar barang yang dijual beserta harga dan quantity nya.  Pilih Rekam Transaksi, masukan kode dan nama produk. Masukan pula harga dan quantity produk. Lalu pilih Simpan. Jika kita ingin memasukan produk yang lain, bisa pilih kembali rekam transaksi. Jika kita ingin mengubah transaksi yang sudah diinput bisa pilih ‘ubah transaksi’.

  • Setelah semua detail diisi, perlu di cek kembali sebelum dilakukan penguploadan. Karena setelah di upload, faktur pajak tidak bisa dihapus.
  • Setelah data disimpan, maka pajak keluaran akan berstatus ‘belum approve’. Klik faktur pajak yang sudah diinput lalu pilih ‘Upload’ maka status pajak keluaran akan berubah menjadi ‘ siap approve’.

 

UPLOAD DATA

  • Setelah pajak keluaran sudah berstatus ‘siap approve’. Selanjutnya bisa dilakukan upload data. Pilih Management Upload -> Upload Faktur ->Star Uploader. Lalu akan muncul kotak dialog ‘Login User PKP’. Lalu masukan captcha dan password dan klik Submit.

  • Lalu klik ‘Perbaharui‘ maka status pajak keluaran akan menjadi ‘approval sukses’. Jika pajak keluaran berstatus “Reject” artinya upload faktur pajak elektronik gagal. Cek kolom keterangan untuk mengetahui sebabnya dan perbaiki lagi kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *